|
Tanggal 27 May 2006 Waktu itu hari Sabtu, dan akan tetap diingat oleh sebagian orang. Dibelahan selatan pulau ini tanah bergoyang namun geraknya tidak sampai ke Tanggal 28 May 2006 Ternyata itu bukan gempa biasa, itu seperti yang terjadi diAceh kemarin dalam benak saya, namun dalam hati semoga tidak separah itu keadaanya. Angka Korban meninggal susul menyusul diberitakan, dari 2 ribuan kemudian mendekati angka 3 ribu lalu empat dan terus bertambah. Saya sibuk mecari nomer telephone beberapa teman yang tinggal disana, tapi…. Saya ternyata teledor, beberapa waktu yang lalu sempat ganti simcard dan nomer nya itu tersimpan didalam kartu lama.Hmm..hanya bisa berdoa, berharap mereka tak ada yang terkena dampaknya apalagi sampai…..naudzubillah!! Tanggal 29 May 2006 Kesibukan dimulai lagi di hari Senin itu, saya berangkat kekantor sperti biasa dan berita gempa ternyata sudah menjadi issue nasional. Ternyata manajemen kantor sudah dulu bertindak. Mereka sudah koordinasi pada hari minggu dan mebuat rencana tanggap darurat, dengan usaha segera mengirimkan bantuan medis,obat dan juga peralatan kesehatan serta Ambulance ke Hari itu dilalui dengan upaya persiapan pengiriman bantuan tersebut. Sampai malam kita masih menunggu barang, packing dan membereskannya. Jam 10 malam barang yang akan kita bawa melalui ambulance sudah siap. Dua irang teman medis dan Sopir ambulance siap berangkat ke Jogja malam itu juga. Tanggal 30 May 2006 Persiapan untuk pengiriman bantuan obat yang lainnya terus berlangsung, di kantor sudah berdatangan supplier obat yang mengirimkan pesanan. Malam itu satu mobil Pickup sewaan berisi obat obat menyusul untuk berangkat ke Jogja. Sementara itu team medis yang akan dikirmkan ke Jogja juga telah diberangkatkan dengan 3 dokter dan 2 orang paramedic buat bergabung dengan team yang telah berangkat dengan Ambulance. Tanggal 31 May 2006 Team Medis sudah memberikan khabar, bahwa mereka telah mendirikan posko kesehatan dan juga berfungsi sebagai camp di darah Bantul, tepatnya desa Sumbermulyo pedukuhan Bondalem didaerah kecamatan Bambanglipuro.Masih banyak hal yang mereka keluhkan. Segala fasilitas dan bantuan logistic sudah sampai dan saya kembali mempersiapkan bekal obat yang terlewatkan untuk di bawa… Menanti saat bergabung disana tanggal 2 Juni …… Desa Sumbermulyo, Posko/camp didirikan didepan reruntuhan SD Bondalem ini |
| doel June 21, 2006 04:16 AM PDT wah, baru bisa buka blog-nya sekarang...kemarin2 nggak bisa, kenapa ya? dari Jogja terus kemana nih sekarang? Semoga meski banyak bencana, saudara2 kita tetap memiliki kesabaran dan harapan agar hidup ke depan bisa lebih baik:) | ||
| Aal June 20, 2006 04:59 PM PDT BUat Apey...met wikend juga dan salam buat mereka yang terkena bencana kaena ulah manusia di prong sdoarjo. Deqil....hmmm...gmana ya..??aku sudah tidak narsis lagi;;P | ||
| apey June 17, 2006 09:01 AM PDT Salut buat Aal yg langsung turun tangan untuk membantu korban. Bencana & musibah alam di tanah air kita belakangan memang harus selalu kita terima dengan lapang dada. Sebentar lagi saya juga mau menjenguk korban luapan lumpur panas Lapindo yang lokasinya hanya sekitar 10km dari kantor. Semoga cobaan dari NYA ini bisa kita lalui bersama dengan sabar & tabah yaa..eniwei met wiken ya Aal. | ||
| dQ June 16, 2006 03:49 PM PDT hebat euy... bisa ikutan andil secara langsung... tp kok tumben gak ada fotomyu diantara puing2 berserakan? secara dirimu narsis gitu...;-) | ||
| Leave a Comment: |