Just an Ordinary Human
|
 |
Friday, April 07, 2006
Besok tgl 8 Aprill 2006 Saya mau balik ke Padang, karena tadi malam dapat berita mengejutkan bahwa Ibu saya dirawat di ruang ICCU Rumah sakit Dr.M.Djamil Padang karena serangan Stroke.
Mohon doa setulus tulusnya dari teman teman semua untuk kesembuhan kembali ibunda saya.
Semoga dukungan doa dapat membantu proses pemulihan dan masih di beri umur untuk berkumpul bersama keluarga...Amien.
Posted at 04:17 pm by alnash
Permalink
Wednesday, March 22, 2006
It doesn't interest me what you do for a living. I want to know what you ache for, and if you dare to dream of meeting your heart's longing.
It doesn't interest me how old you are. I want to know if you will risk looking like a fool for love, for your dream, for the adventure being alive.
It doesn't interest me if the story you are telling me is true. I want to know if you can disappoint another to be true to yourself, if you can bear the accusation of betrayal and not betray your own soul, if you can be faithless and therefore trustworthy.
It doesn't interest me who you know or how you came to be there. I want to know if you will stand in the center of the fire with me and not shrink back.
I want to know if you can be alone with yourself and if you truly like the company you keep in the empty moments.
By Oriah Mountain Dreamer
Posted at 09:19 am by alnash
Permalink
Friday, March 17, 2006
Life Must Change Beside Go on....
In The Name Of Changes....I`m Present My Brand New Skin.
"Welcome to my New Skin......"
Posted at 08:46 am by alnash
Permalink
Monday, February 06, 2006
Postingan ini tadinya mau dikasih judul"Cewek cewek Khilaf"..Kisahnya begini:
Suatu sore yang tidak cerah, masuklah SMS masuk dari seorang "teman"
"Al..lagi dimana lo..? ada cewek khilaf yang nanyain lo kemarin…bla…bla..bla.."
Sambil baca gw jadi senyum sambil mikir mikir tentang arti khilaf itu, apakah memang cewek itu betul betul khilaf tanya tentang gw, atau mereka sadar seratus persen tentang pertanyaannya.
Nah untuk merreview, beberapa cewek yang mungkin kebetulan dekat dengan gw. Entah dalam keadaan khilaf atau sadar.
Trio Kwek kwek dari Bula.
Anggotanya adalah Helman, alias Helly manan, yang pernah deket banget ketika kita sama sama kerja di salah satu Project oil and gas di Seram Island maluku.Hampir dua tahun gw tinggal bareng [satucamp] sama dia, persahabatan kita dilengkapi dengan hadirnya Bunda Dina, perempuan Makasar tapi sama sekali gak kasar yang kalo lagi kumpul banyak ketawanya daripada ngomongnya.
Dengan Mba` Yoe kita gak satu camp, tapi hampir tiap sore dia datang apalagi kalau habis bikini kue, Dince akan gatal sekali kalo gak nyopir sendiri buat nganterin masakannya. Kue Andalannya adalah Lepat pisang..Yummy!

Helly guk..guk.. Mba` Yu Diena
Kalo lagi libur diJkt, orangnya jadi pas, karena ada neng Cinta, alias Yashinta Pawe Dae, Gadis Florest Hitam Manis jago nyanyi. Dengan seribu satu istilah ajaib yang membuat kita ternganga.
Helman sekarang dah kerja di bilangan Ratu Plaza, Dina jadi permanent Resident di BPPN dan Yashinta betah ngendon di Company lama. Kita masih keep kontak even lebih sering by Email.
Buat gw, mereka gak ada matinya…..!!

"Mantan ISTRI"..hehehe
Milla and Elizabeth Guindell
Pasangan ibu dan anak, tapi gw lebih dekat dengan nyokapnya Milla. Kita ketemu gak sengaja ditengah pedalaman Hutan Irian, diantara suku Arwanop dikaki gunung jaya wijaya.
Gw lagi tugas di hutan dan Milla sedang kehabisan makanan ketika nganterin temennya yang wartawan ngadain study Anthropologist.
Sebagai makhluk baik, gw memberikan bantuan, makan juga kebutuhan lain.
Waktu itu kita ketemu pas kejadian Sept 11 yang kelabu, ditabraknya twin Tower di Amrik sana.
Dia ini Pengarang kamus Spanyol Indonesia dan Indonesia Spanyol, Kedua Edisi itu diberikan pada Gratisan ke gw tapi teteup gak bisa…..:p
Beberapa waktu lalu, gw ngadain kerja dan bisnis bareng buat ikutan dalam Flea market di QB PIM…(makasih buat teman2 yg sudah datang :p).
Waktu jualan di QB
Sekarang dia jauhhhhhh…balik ke negeri asalnya, bareng dengan Elli yang sudah kerja dan jadi warganegara Spanyol…
Hola, Seniora…miss U!!
My Sister

Soulmate gw dikeluarga, kakak nomer 3 dalam silsilah keluarga, gw manggilnya cukup juga tiga huruf….A C I ….Nasibnya mirip gw, dan oleh karena itu kita deket. Walau jarang ketemu gw tau dia sayang banget ma gw. Setia nungguin ketika dulu gw terkapar di Petamburan.
Kasih sayangnya mirip nyokap…gak ngarepin balasan apa apa.
I love U sist…Till the ends of my time…!!
Jeng Nana
Teman sejati dari dunia perblog-an…..ngikutin kemana arah dirikoe melangkah…sekarang gw ma dia hanya terpisah beberapa kilometer saja, tapi secara gw dalam kurungan rig ini, teteup gak akan bisa ketemu.
Gw berrencana buat mampir ke Markasnya di Handil Samarinda sebelum pulang besok.
Cewek Jilbab ugal2an*istilah Mas Wisa*,
Temen setia di Samarinda *Kopdar almost every week*.
Sama sama bosan jadi orang buangan di Jakarta, dan pengin masuk dalam kaum 9-5.
Berrencana bikin LSM bareng tapi gak tau apa yang mau diurus….hehehe
Na……akoe padamoe!!
Momon binti Momon
Nah….mungkin ini yang dimaksud dalam pesan singkat diatas.
Entah Khilaf atau enggak, hanya dia yang tau jawabannya..hehehe, yang jelas dia setia buat nemenin waktu jalan ke Bandung kemarin, nempel kayak prangko, nyempil kayak upil..hehehe
Monce termasuk cewek tahan banting tapi mudah tergoda. Di"FIRE ELECTRIC" Cafe Dago atas
Seneng dengan segala sambutan plus juga kebaikkan temannya yang lain…*salam buat Evri ya*….Tedong jangan marah;P
Sarjana Sastra Jepun yang ngajarin anak Autis…
Wish U luck for All of ure dreams!..except get married with me…hehehe*kidding*
Last but not least…
Miss Bekasi…
Teman sehidup semati, wahh..satu 100 episode gak cukup menceritakan kisah kita, udah kayak telenovela putus sambung…kagak ade matinye kalau orang betawi Bilang…
Paling seneng cantik sendiri, alias gak ada lawan, awas aja kalo ngajak cewek lain jalan barengan, harammm!!Kecuali Etty temannya dia *the Girl from Bantargebang*
Gambar gambar ini mungkin bisa bercerita :
 
PRJ 2005 Selamat Ulang tahuuunn...
Bbe apa khabar..?? Gw tau lo bisa ngatasin semuanya..doa gw buat lu...selalu..!!
Akhirnya..Semoga mereka dekat dengan gw dalam keadaan sadar…..karena bersama mereka juga kebahagiaan hidup dapat gue rengkuh.
Girls…thanks 4 everything!
Posted at 09:27 pm by alnash
Permalink
Thursday, February 02, 2006
Sore ini agak tenang, perasaan sedikit lega karena sudah dapat merasa nyaman dan dapat beradapatasi dengan orang orang disini.
Oh iya, Sekarang gw lagi bekerja disebuah Rig pengeboran darat di daerah Mutiara.
Terletak dijalan antara Balikpapan - Samarinda, tapi jangan dibayangkan daerahnya di tepi jalan, karena dari jalan raya itu harus masuk kurang lebih sepuluh kilo ke arah handil-Muara Jawa dan dari sana lima belas kiloan menembus hutan X mantan dengan jalan tanah.
Bagi yang Belum tau, daerah Handil itu tempat Jeng Nana tercinta bersemayam selama ini.
Jeng cantik dengan blog yang juga centil ini adalah Soulmate gw, karena kemanapun dirikoe pergi dia selalu mengikuti…bukan begitu Na??
Tapi saudara saudara, yang bikin gak enak adalah posisi Rig ini berdiri, kebetulan berada di kungkungan bukit dan letal topographi nya agak rendah sehingga signal agak susah. walaupun ada itupun hilang timbal.
Persis jaman jadul ketika GSM pertama kali beroperasi.
Dikamar signalnya Blank, digalley(Ruang Makan) sama saja, di gathering Area hilang timbal, yang agak baik hanya di ruang radio Operator, itupun harus di tempelkan deket antenna, dan ketika ada telephone masuk dan kita angkat dia langsung hilang.
Kalo ada tlephone masuk gw harus berlari kearah ruang terbuka alias lapangan kecil di depan atau belakang camp, dan berharap selama masa pelarian itu signalnya juga gak lari.
Kebayangkaaaann…..(Mesakne akoe)
Keberadaan signal yang bikini jengkel ini tentunya tidak menyenangkan bagi gw juga bagi yang menghubungi gw.
Jadi mohon maaf buat yang kemarin telephone, memang nada nya adalah nada sambung tapi ketika di angkat gak ada sama sekali suara.
Sekali dua kali ada yang beruntung juga, karena beberapa temen sempet Online dan tersambung, Namun itupun di selingi interupsi karena suara gw yang katanya hilang timbul.
So, be patient and dont give Up ya….bukan maksud meng-ignore, namun memang kondisinya yang begini.
Ok deh……buat yang di Jakarta, selamat bergaul…gw mau jadi orang udik dulu buat dua minggu ini…..!!
Camp Rig#3 Kutai Mutiara-East Xmantan
Posted at 07:00 pm by alnash
Permalink
Friday, January 27, 2006
Sepuluh hari ini berjalan seperti dalam impian....like dream come true....seperti semua yang hanya ada dalam bayangan kemudian menjadi kenyataan.
Tapi apakah ini sementara atau bisa bertahan agak lama...???
Ditunggu jawabannya sepulang dari Samarinda....
Hmmmm....Tumben, ternyata hidup dapat juga memberikan pilihan nikmat untuk diambil...
Akhirnya....!!!
Posted at 04:27 pm by alnash
Permalink
Friday, January 13, 2006
Kakakku tercinta apa khabar?
Masih ingat dengan lagu itu…?
Dulu pernah kita nyanyikan bersama dalam nada riang
Aku tak tau makna dan engkau tak ingin menjelaskannya
Engkau satu satunya kakak lelaki yang aku banggakan
Walau pernah kau katakan tak akan membelaku bila terjatuh
Baru sekarang baru aku tau artinya
“Kau ingin aku mandiri”
Kita terpisah kini, beda dunia
Tak mungkin lagi untuk bertemu
Apalagi menyambung kedekatan yang dulu seperti tak berpihak
Dalam kehangatan pagi
Aku doakan semoga kau dikasihaniNya
Seperti dia mengasihiku
Memberi nafkah dan nafas pada diriku
Meski tak lagi ada nafas untuk dirimu
Terlalu banyak ANDAI kini, dan itu harus aku hapuskan
Pertanda tak rela aku melepasmu
Kini,
Dalam dekapan Tuhan, aku harus ikhlas merelakanmu
Mengenang Kakanda Alm.Ulil Amrie Yusuf
7 tahun belum cukup waktu melepaskanmu
Posted at 12:06 am by alnash
Permalink
Wednesday, January 04, 2006
Akan jadi apa diriku di tahun ini…..??
Pertanyaan berat yang kembali menggenangi pikiran memasuki pergantian tahun ini.
Dulu pernah berkata bahwa masa depan adalah misteri, tapi apakah karena itu sebuah misteri maka kita hanya mengamini saja apa yang sedang terjadi.
Let it flow dan membiarkan diri kira sendiri larut dan terhanyut ke dalam sesuatu yang sifatnya akan mefanakan kebahagiaan.
Malam ini seperti ada kepedihan yang tersisa, dari semua yang terjadi.
Tidak ada kesimpulan karena semua belum sampai pada tahap itu. Semua belum memberikan kepastian, walaupun hal terdalam sudah dapat di mengerti tapi siapa yang tau hari kedepan.
Seperti kata bijak yang selalu di jejalkan kepada diri sendiri, bahwa semua adalah kesementaraan dan atas nama kesementaraan janganlah bersedih bila akan ada sebuah hasil, bahkan diri, nyawa dan hidup pun adalah sebuah kesementaraan.
Gelisah yang aku tau penyebabnya namun tak dapat aku jabarkan mengapa, kenapa dan bagaimana.
Ketika sebuah keinginan tak bisa kita wujudkan dan ada alternative termudah walau juga akhirnya bukan yang terbaik apakah itu yang harus di pilih.
Ketika kita ingin untuk berlari dari kenyataan hidup dan berpura pura hidup kita aman dan damai, namun ternyata tidak,….
bukankah itu adalah tindakan mendustai diri sendiri……..??
Apakah fase fase membahagiakan bila kita berhasil memanipulasi diri sendiri….??
Orang lain mungkin bisa kita manipulasi, kita gagahi pemikirannya sehingga meanganggap sosok kita adalah sebuah sosok yang seperti mereka imaginasikan .
Tapi diri kita sendiri tak akan bisa dirubah oleh paradigma yang kita sendiri buat.
Otak kita tak sebegitu idiotnya menerima dan meng-amini konsep yang menurutnya salah.
Letih memang memikirkan ini, tapi mau tidak mau dia harus difikirkan.
Keadaan ini harus, disikapi dan harus dicarikan jalan keluarnya, karena hidup bukan saja untuk hari ini tapi ada nanti nanti dan nanti.
Esok, lusa dan setelah mati.
Ada teman berkata,
Dalam agama sudah jelas yang benar itu benar dan yang salah itu salah, serta dalam Alqur`an tidak ada teori abu abu…..tak ada ruang tersisa untuk diperdebatkan bahwa ini masih bisa dicarikan titik pembenarannya.
Tuhan…Kepada-Mu aku berserah.
Mohon tunjunkkan jalan terang atas semua ini.
Posted at 10:43 pm by alnash
Permalink
Tuesday, December 20, 2005
Kadang gw berfikir, apa yang terjadi setelah kita mati…?
Apakah sama dengan apa yang digambarkan waktu kecil, ada malaikat datang ketika 10 langkah kaki penghantar meninggalkan jasad kita lalu malaikat itu menanyakan, dengan kata pertama “Man robbuka..?”
Lalu dilanjutkan dengan pertanyaan pertanyaan lain, yang jawabannya percuma kita hapal karena yang akan menjawab kelak bukan mulut tapi anggota badan kita.
Gambaran itu berlanjut dengan cerita seram tentang cambuk yang akan menghujam apabila kita tak mampu menjawab semua. Mirip sebuah ujian, atau memang ini ujian, ujian awal.
Gw merasa ngeri membayangkannya, karena pasti cambukan demi cambukan akan mendarat di badan gw, karena banyak hal yang diperintahkan tidak gw lakukan sementara kebalikannya, hal yang dilarang gw lakukan.
Melihat kondisi dunia sekarang, kok gw pesimis ya, bakal ada orang yang mengisi Syurga, apabila persyaratannya adalah seperti yang dikisahkan oleh guru ngaji gw waktu kecil. Suci, putih dan tanpa cela serta tentu saja, rajin beribadah.
Waktu itu, gw masih yakin bahwa suatu saat gw akan mengisi posisi penghuni syurga itu, beserta banyak orang baik di sekelililng gw.
Tapi, semakin dewasa gw semakin merasakan aroma busuk dunia disebabkan oleh kelakuan penghuninya.
Cara pandang anak kecil yang pernah gw pakai ternyata tidak terbukti, orang yang dulu baik terhadap gw ternyata suka memukuli istri dan keluarganya, perempuan tetangga gw yang juga baik dulu ternyata pernah ada selingkuh dengan tetangga yang lain, Seorang bapak bapak yang gw fikir contoh manusia syurga setelah dewasa ternyata gw tau dia korupsi di yayasan yang di pimpinnya.
Lalu siapa penghuni syurga itu..?? karena kandidat kandidat yang “dulu” gw unggulkan ternyata rontok diterjang badai kenyataan.
Hmm….siapa ya?
Lalu gw berfikir lagi untuk mereview konsep syurga dan neraka itu, berusaha mencari jawaban bentuk kehidupan sesudah mati yang cenderung logis dan bisa diterima akal sehat.
Terus terang gw belum punya gambaran. Gambaran tentang apa dan bagaimana kita sesudah mati yang menggantikan film film usang yang terputar diotak gw karena cerita masa kecil itu.
Sore ini entah kenapa gw memikirkan ini, bahkan menuliskannya, biasanya hanya memikirkan tanpa harus menuliskan atau cukup hanya berfikir lalu kemudian tergantikan dengan segera oleh fikiran lain.
Membahas kehidupan sesudah mati itu ternyata tidak berhenti sampai adegan cambuk setelah 10 langkah penghantar kekuburan.
Banyak lagi adegan lain dalam film yang terkreasikan otak kecil itu. Manusia yang harus berjemur dipadang Maksyar sampai tiba saat sangkakala brbunyi dan dunia kiamat dalam arti sebenarnya, sementara masa penantian itu sangat panjang, konon satu hari di dunia sama dengan beratus tahun dialam barzah sana, plus derita akan tenggelam oleh keringat sesama penunggu…menakutkan.
Adegan penimbangan kebaikan dan keburukan kita, serta dipanggilnya kita oleh Nabi kalau kita merasa menjadi umatnya, lalu saat kita melewati jembatan sirathal Mustaqiem yang dibawahnya adalah lidah api jahanam sementara “jembatan” itu sendiri adalah seutas tali yang besarnya hanya seperti rambut dibelah tujuh.
Uhh…….banyak kemusyilan akan terjadi bagi gw untuk menjadi penghuni syurga, tempat yang akan gw capai apabila selamat meniti jembatan itu.
Sepertinya hanya menanti keajaiban saja untuk menghuni tempat yang diidamidamkan itu.
Ada juga berita penghibur seperti akan ada saat seperti Grasi yang diberi dan kita akan terangkat dari Lumpur neraka oleh berbagai macam sebab, Seperti :
Amal kebaikan kita didunia, serta anak yang berbakti kepada orang tua….
Untuk hal pertama mungkin masih bisa gw perbanyak namun untuk yang kedua, agak pesimis menjawabnya….
Lalu bila semua itu memang akan terjadi, apa yang harus gw persiapkan.
Ataukah syarat syarat itu ternyata sudah semakin longgar karena lagi lagi gw liat orang sekitar nampak santai dan cenderung melanggar semua.
Sepertinya mereka yakin akan masuk syurga, atau mereka memang tak percaya konsep syurga dan neraka.
Tapi hati kecil gw segera membantah alasan yang kedua, karena apabila sudah tidak percaya konsep syurga dan neraka berarti sudah tidak mempercayai eksistensi Tuhan.
Lalu apabila mereka masih percaya, mungkin syarat masuk syurga bagi mereka sudah sedemikian longgarnya. Apakah itu juga kini berlaku buat gw, tapi sepertinya syarat masuk syurga dari dulu tidak berubah, hanya gw sendiri yang terlalu naïf untuk mencernanya, dan ingat Itu hak Preogrative Tuhan memang.
Memang sih, ada yang mengatakan bahwa cerita seperti itu jangan ditelan mentah mentah, karena bagaimanapun itu hanya adalah sebuah penggambaran, banyak hal hal yang merupakan sebuah symbol disana, jangan ditangkap arti harfiahnnya saja, tapi melihat juga hal hal yang tersirat tapi tidak tersurat.
Jadi pengen tau, apakah ada gambaran dari sudut pandang orang lain, seperti apa kosep sesudah mati di benak orang lain. Agar ada masukkan baru yang moga moga lebih diterima……….
Ada…??
Posted at 05:39 pm by alnash
Permalink
Monday, December 12, 2005
“Aku pulang lebih awal dari kantor dan sebelum maghrib aku sudah ada dirumah…Aku Kesepian…aku jauh dari teman teman”
Hmmm………Seorang teman menuliskan SMS seperti itu, dapat aku rasakan sedikit suasananya, Ya…cuma sedikit, karena bukan aku yang jadi dirinya dan juga bukan aku yg sedang merasa sepi itu.
Lalu aku membalas SMSnya, mengatakan bahwa saat sepi itu dapat berguna, kita bisa merenungkan langkah diri, kemana sudah jauh kita berjalan, serta dalam sepi kita bisa lebih arif melihat kedalam.
Siapapun orangnya pasti pernah merasakan kesepian, rasa ini timbul dari berbagai macam sebab, tempat tinggal yg jauh dari keramaian, merasa ditinggalkan dan meninggalkan teman, serta banyak faktor lain. Bahkan satu hal yg malah sering terjadi dalam hidup manusia modern adalah, merasa sepi ditengah keramaian.
Tetapi kita lupa, bahwa suatu saat nanti kita akan menghadapi kesepian abadi.
Saat dimana hanya diri dan diri kita sendiri
Karena memang saat itu sudah tak adalagi orang disisi kita, sudah tak ada. Bahkan untuk mereka yang berjanji “i`ll be on your side forever more..”
Bohong…dia akan pergi saat kita ditandu ketanah sejengkal itu
Hidup tak selamanya indah, dan kadang pilihan yang tersedia bukan hal yang kita inginkan….
Siapa yang ingin merasa kesepian, siapa yang tak ingin dikelilingi manusia manusia yg mencintai dan dicintainya, namun banyak factor yang menyebabkan beberapa individu tak dapat menikmati dan mewujudkan keinginan itu.
Bukan perkara memilih jalan yang salah, atau karena melakukan jalan hidup yang tidak benar. Ketika ditanya tak ada satupun manusia yang ingin berbeda, namun ke-berbeda-an itu datang tanpa dipinta. Hal itu bukan pilihan, walau sebagian orang menyalah artikannya.
Bukan dalam kerangka berfikir seperti ini saya menulis, dan bukan dalam koridor masalah ini saya ingin berdebat.
Kesepian akhirnya adalah sebuah pembelajaran bagi orang orang seperti saya, orang orang seperti teman saya tadi, entahlah bagi orang lain, sebuah kata sepi pasti pernah melekat tapi mungkin tidak seperti yang dirasakan teman saya tadi atau tidak seperti yang saya terus takutkan.
Namun lebih arif tampaknya bila saat saat sepi itu mendera, kita dekatkan diri pada yang maha Pencipta, mengatakan bahwa kita ingin berada dalam lingkaran orang orang yg di Ridhoinya , apapun Cap dan stigma untuk diri kita.
Berdoa untuk tetap tabah dan bisa menghadapinya, bukan untuk mengusir sepi, karena itu bukan sebuah benda, tapi rasa…dia tetap akan ada pabila kita masih memikirkannya.
Berusaha menanamkan didalam hati bahwa Tuhan pasti lebih tau akan arah hidup umatnya dan percayakan bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Dia yang Maha Pengasih dan Penyayang dalam arti sebenar benarnya.
Buat Uda di K*****I…..Feel alone but pls DO NOT loneliness
Posted at 06:09 am by alnash
Permalink
|