Kantor sedang sepi sebagian besar penghuninya keluar untuk melihat calon lokasi baru. Saya mau bercerita….
Hati saya sedang senang saat ini (karena sesuatu yang baik harus dibagikan) maka saya akan membagikan kisahnya.
Jadi tulisan ini adalah perpaduan antara suasan hati yang sedang senang dan kantor yang sepi mendukung untuk membut sebuah tulisan.
Begini cerita nya…
Rabu malam, mbak boss tercinta mengirimkan SMS, untuk meminta saya untuk menggantikan posisinya menghadiri presentasi kesehatan terkait dengan peringatan TB day, yang jatuh [ada tanggal 24 kemarin, TB day alias Tuberculosa day diperingati untuk memberikan awarnss kepada kita semua bahwa bahaya TB sangat mengancam kehidupn kita yang tinggal dinegara dunia ketiga ini.
Lha..kenapa saya senang..karena saya bisa berkeliling ke berbagai pelosok lagi, seperti saat dulu dan kali ini walau hanya berlokasi di kaki gunung Salak-Sukabumi dan daerah Darajat-Garut dapat membayar sedikit kerinduan akan saat saat travel keliling Indonesia.
Alhasil..
Rabu siang saya sudah nongkrong di Starbuck TIS tebet menunggu client yang akan mengadakan acar tersebut sebagai penyedia jasa saya membawa seorang dokter paru yang cukup “gaul”.
Selepas dari Jakarta, sampai ke Salak sudah gelap, jam 7 malam sampai di masshall, dan (kembali) makan di meshall alias kantin perusahaan. Malam berisitrahat di Salak dan paginya kegiatan dilakukan..
Acara di salak dari jam 7 sampai 10 siang, sukses dengan peserta memenuhi ruang pertemuan client yang menjadi pemasok gas alam ke PLTU Salak.
Lanjut ke garut melalui jalan raya yang ditumbuhi oleh kebun the, melewati kota kota seperti Sukabumi, Cianjur dan beberapa daerah kecamatan kecil lain yang saya lupa nama nya.
Sesampai di garut jam 5 sore, hampir seharian kita diperjalanan, dan hanya berhenti sebentar di RM jalan raya Sukabumi Cianjur.
Didalam mobil dikabarkan oleh mbak Dwi sebagai fasilitator, bahwa kitaakan menginap di Sumber Aala, Cottage yang bagus di kota garut terletak di daerah Cipanas Diceritakan bahwa nanti akan ada kolam pemandian air panas dan bisa berendam sepuasnya.
The Cottage Sumber Alam
Ternyata cottage nya sangat bagus, ruang atau kamar yag disediakan sangat luas dan private, terletak diatas kolam kolam yang didesain dengan konsep pedesaaan. Saya betah disana. Kamar tidur terletak dilantai atas dan ada 1 kamar tidur utama dan 2 tambahan, di bawah ada ruang TV dan satu kamar mandi yang terdapat bathtub ukuran besar.
(ini yang dimaksud berrendam sepasnya, karena klau kolam renang umum nya hanya buka sampai jam 10 malam).
Dikamar yang luas dan besar itu saya sendiri bayangkan kita tidur diatas rumah pedesaan yang dikelilingi oleh sungai, terdengar gemericik air, ketikaq membuka jendela sudah akan terlihat bunga teratai dan tumbuhan air lainnya. Alhasil malam itu, setelah makan di Pujasega dan makan makanan sunda serta minuman aneh (es pasminah dll) acara dilanjutkan dengan berenang dikolam umum sampai tutup dan dilanjutkan dikamar bathtub sampai bosan.
Pagi hari setelah segar dan sarapan, melanjutkan acar presentasi hari terkahir , kali ini dikaki gunung Darajat. Acara dari jam 9 sampai 11 siang, karena menyesuaikan dengan waktui shalat jumat kita harus buru buru ke daerah kota Garut.
Oleh oleh
Dalam perjalan pulang, sempat mampir beli oleh oleh seperti Batik Garut, modelnya kontemporer, bisa jadi kemeja kerja dan juga kain batik yang siap jahit buat nyokap.
Oleh oleh makanan juga tidak lupa. Dododl masuk dalam menu utama, dari dodol coklat, wijen, kentang ubi dll.Beli keripik kulit dan juga keripik bawang..
Begitulah cerita jalan jalan sambil kerja di Salak Sukabumi dan darajat garut kemarin. Poto dan gambar suasana lainnya ada di sini dan sini.