"Terlahir miskin adalah takdir sebagian manusia, namun mati dalam keadaan miskin adalah hasil dari usaha yang tidak maksimal dalam menjalankan hidup"
Mempunyai masa depan yang terjamin..? Siapa yang tidak mau, namun itu bukan sebuah keadaan yang dapat begitu saja terjadi. Kata Orang bijak “ masa depan adalah sebentuk bangunan yang kita persiapkan semenjak dari kini ”. Karena itu, dapat kita simpulkan disini bahwa kerja keras dan persiapan matang lah yang menjadi kuncinya. Apa yang kita lakukan sedari kini ketika kita masih kuat bekerja dan berpenghasilan akan sangat mempengaruhi bentuk masa depan dan keadaan yang nanti akan kita hadapi.
Seperti apakah masa depan yang ideal itu?, kalau bagi saya jawabannya adalah dapat memenuhi kebutuhan hidup, minimal seperti yang sudah dapat di penuhi ketika masih bekerja seperti saat ini. Dengan kata lain, di saat itu walaupun sudah tidak bekerja, kita masih tetap dapat hidup nyaman dan tetap mampu memenuhi kebutuhan kebutuhan hidup.
Jadi tidak ada yang berubah ? Tentu ada, bedanya adalah saat ini kita bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan tersebut, namun di masa tua Investasi masa depan yang sudah kita lakukan semenjak dari dini itulah yang akan memenuhi itu semua.
Si Pencuri
Sebagai seorang karyawan Swasta atau negeri, banyak hal yang mempengaruhi persiapan kita dalam membangun sebentuk masa depan yang ideal, PHK yang mengancam dengan berbagai macam sebab, perusahaan yang gulung tikar dan banyak hal lain diluar prediksi kita sebagai manusia. Juga sebagai Pemilik Usaha, tak sedikit faktor yang menghalangi dan merusak indahnya harapan masa depan yang kita inginkan seperti, usaha yang pailit, penipuan rekan kerja dan seribu satu penyebab lain dengan versi yang berbeda.
Walaupun kita sudah menyisipkan dana cukup besar dari pendapatan kita dalam bentuk tabungan di bank,ternyata adalagi faktor X di luar ekonomi yang dapat menghabiskannya, dan itu biasanya diluar prediksi kita sebagai pemiliknya.
Faktor X = Penyakit dapat mencuri isi tabungan kita dengan bentuk biaya kesehatan apabila kita di rawat akibat penyakit atau kecelakaan. Kita tentu sama sama sudah mahfum, berapa besar biaya perawatan Rumah Sakit terutama Swasta di negeri ini, bisa bisa tabungan yang sudah kita kumpulkan bertahun tahun habis hanya dalam beberapa minggu ketika kita menjalankan proses perawatan di Rumah Sakit. Instrument biaya kesehatan tersebut meliputi biaya kamar, pemerikaan dokter dan banyak hal lain.
Nah, untuk menghindari penyakit dan biaya Rumah sakit yang “mencuri” tabungan masa depan kita sekaligus persiapan kita dalam membuat masa depan yang nyaman tanpa bergantung kepada secara financial kepada orang lain, Instrument Investasi dan Asuransi sudah saatnya kita lirik.
Pilihan ditangan kita
Saat ini sudah banyak pilihannya, salah satunya adalah paket Asuransi yang memadukan Investasi masa depan sekaligus nilai proteksi ketika kita mendapatkan masalah kesehatan baik sakit krisis maupun biaya perawatan di Rumah Sakit. Instrument ini Merupakan solusi bagi sebentuk permasalahan kehidupan yang kita tidak akan pernah tau seperti apa didepan. Oleh Karena itu masa depan mandiri mutlak kita persiapkan, karena bagaimana pun menjadi beban bagi orang lain apalagi secara financial jelas tidak mengenakkan.
Selagi kita masih muda, masih kuat bekerja dan masih mempunyai banyak waktu mempersiapkan rencana masa depan yang mandiri dan orang yang kita sayangi mereka mendapatkan nilai lebih dengan keberadaan kita atau saat kita sudah tidak ada, mereka dapat kita wariskan:
Nilai Pertanggungan sebagai sesuatu yang tetap dapat membantu menjamin kehidupan finansial mereka.
Bukankah warisan yang kita persiapkan dapat menjadi kebanggan dan kenangan manis bagi orang yang kita sayangi setelah kepergian kita.
Untuk sharing tentang Future Planning ini, silahkan menuliskan pengalaman, pertanyaan atau janji bertemu dengan anda ke alamat email saya: albaran@gmail.com
Dengan usaha dan niat baik, semoga masa depan yang nyaman dan mandiri dapat mejadi sebuah keniscayaan bagi kita semua.
Selamat bekerja….