"Uncu…bisa ikut ke Bandung gak tanggal 6 sept. Anna diwisuda di Sabuga. Usahain ya."
Itu SMS dari Ponakan saya beberapa hari YL, ternyata dia sudah menyelesaikan pendidikan Bidannya, dan dalam persiapan wisuda seperti yang di tulisnya. Selesai mebaca isi SMS nya saya merasa sangat senang, mulut saya menyunggingkan senyum kecil, segera saja saya balas SMSnya
" Alhamdulillah kalau memang sudah selesai, nanti uncu usahakan untuk minta cuti ya.Selamat ya Na.
Dan send…terkirim SMS balasannya.
Anna namanya, yang lebih dirasakan sebagai adik daripada kenyataannya bahwa dia adalah Keponakan. Beda usianya "hanya" 8 tahun, saya ingat ketika dulu ibu nya Anna -dan juga menjadi ibu angkat saya- melahirkan anak perempuan. Saya tau setiap perkembangan dan pertumbuhannya, dari mulai merangkak, belajar berjalan mengantarkannya dan menjemput di TK PGRI ditempat kita tinggal di Serang, menemani nya masuk SD, mengantarkan daftar Ulang ke SMP yang sama dengan tempat saya bersekolah, lalu mencarikan SMU swasta setelah dia menangis nangis karena tidak diterima di SMU negeri dekat rumah, menyemangatinya ketika gagal pertama kali SPMB, lalu mencarikan alternative pendidikan seperti yang dia inginkan salah satunya program pendidikan Bidan ini.
Waktunya ternyata berjalan cepat sampai saat ini tidak pernah terbayang bayi kecil yang bibirnya agak tebal sehingga sering nge-ces waktu kecil, sekarang sedang berdiri dalam rombongan besar setelah menyelesaikan pendidikannya.
Hari itu, saya akhirnya jadi ikut ke Bandung, ikut melihat acara tersebut walau hanya dari luar, karena jatah undangan hanya dua orang dan itu digunakan oleh orang tua nya, saya memilih untuk ke kolam renang dengan keponakan yang lainnya di kompleks Sabuga sambil menuggu acara itu selesai.
Melihat moment seperti itu saya merasa lega, dengan dua alasan:
Pertama ikut sukses mengantarkan seoraang anak manusa menentukan jalannya dengan segala konsekwensi yang juga ikut saya tanggung (biaya dan bantuan untuk pendidikan dll) dan yang kedua laptop saya yang sudah di"culik" oleh Anna praktis setahun terakhir bisa saya minta lagi.
Beberapa hari sebelum keberangkatan ke Bandung dia SMS lagi
"Uncu kalau IP Anna diatas 3 , minta hadiah dibelikan HP apa aja yang penting ada kameranya yang bagus.Ya, janji ya."
Kali ini SMS itu tidak saya balas…
Dalam perjalanan pulang wisuda kemarin diperjalanan dia tagihkan isi SMS nya.
"Uncu kapan beli HP nya, IP Anna kan di atas3 .uncu kan udah janji....."
Spontan saya jawab…"Waduhh, siapa yang janji…? lagian memang pada diatas 3 semua kan rata rata kelulusan teman temannya."
Dalam hati saya berkata .."Honey…..Cukup dulu yaaa…."
Note :
Uncu = Paman (yang bungsu) dalam bahasa Minang.