
Dari malam sebelum tidur sudah diingat ingat untuk menulis kan tentang hal ini besok pagi pagi di kantor, maklum ya laptopnya masih tersandera di kampus keponakan saya.
Bikin semua urusan tulis menulis jadi terpending dan akhirnya menguap atau batal.
Topik minggu ini adalah Runaway Vacation, mirip FILM luar ya judulnya. Tapi yang ini asli sebenarnya udah kepengen banget. Keluar dari rutinitas setelah *silahkan dibayangkan* 1,5 tahun bekerja di Jakarta sama sekali tanpa libur yang bener bener libur.
Memang sih selama itu ada libur weekand tapi itu akan dipakai dengan urusan kampus, pulang kampung dan urusan urusan lain.
Sementara dulu, saya akan berlibur setiap dua minggu sekali karena jadwal bekerja saya memang seperti itu. Masa masa keemasan saya bertravelling itu yang ingin saya ulangi lagi.Untuk hal itu saya ingin sekali lagi pergi dengan waktu yang tidak terlalu lama*perusahaan mana yang mau kasih 2 minggu cuti ya hari gini* namun juga tidak terlalu singkat.
Kebetulan minggu ini ada libur nasional di hari kamis dilanjutkan dengan cuti bersama di hari jumat dan libur akhir pekan di sabtu – minggu.
Nah liburan ini inginnya pergi ke suatu tempat outside Jakarta dan rileks disana, nemuin tempat tempat baru, jalan ke tempat yang belum pernah didatangi serta ngobrol serta ketemu dengan masyarakat yg memang tak pernah ditemui sebelumnya.
Sudah menentukan tempatnya, dan kebetulan ada teman juga disana, serta satu hal lagi saya agak fallin love dengan segala sesuatu yang bernama keramah tamahan Javanesse people di tempat asalnya...ingat, ditempat asalnya lho ya. Maka tidak salah lagi kalau saya memutuskan untuk Runaway vacation ke daerah Solo.
Teringat kejadian gempa kemarin dan katanya segala keramahan Jogja itu akan mendapatkan pembanding lebih baik dengan Solo, karena karesidenan Surakarta ini merupakan tempat yang relative lebih ramah dan masyarakat yang lebih jawa dari pada daerah jawa bagian manapun.
Dimulai dengan menghubungi teman yang di Solo dan sambutannya baik sekali dia katakan bisa spare waktu untuk menemani saya, senanglah saya, dimulai juga akhirnya liburan dan sesuatu yang saya tunggu.
Pergi ke Stasuin KA untuk Tanya tiket ternyata tanggal 16 May sudah penuh semua tujuan jawa adapaun yg tersisa adalah tiket dengan kelas executive ditanyakan harganya, Waauu….beda tipis dengan ongkos pesawat, mikir mikir saya putuskan pulang dulu untuk nanti telephone travel agent pesawat langganan kantor.
Belum sempet menanyakan dalam perjalan pulang dari stasiun KA ternyata ada SMS masuk, dibaca di rumah isi nya : SATU SATUNYA TEMAN DI SOLO MALAH MAU KE JKT KARENA ADA TUGAS KANTOR DI TANGGAL LIBUR ITU.
Speechless sih awalnya semua bayangan vacation menguap tapi kembali sadar, bahwa mungkin belum diberikan atau belum saat yang tepat untuk berlibur. Untungnya *yang ini untung beneran* tiketnya belum di issued atau dibayar, baru pesan aja.
Akhirnya….
Saya memilih untuk tidak kemana mana, selain kegiatan standard libur akhir pekan saya, kembali ke Serang dan menetap di rumah keluarga disana. Ternyata apapun ada dan kejadiannya keluarga memang menjadi tempat terbaik untuk pelarian..hehehe
Btw,
Liburan besok tetap akan saya nikmati, dirumah ataupun dimanapun atas nama liburan pasti akan menyenangkan. Bisa bertemu dengan orang orang yang mengasihi kita, bisa berbincang dengan waktu lama tanpa harus diburu buru untuk balik lagi ke JKT. Ditambah lagi sahabat kecil saya dikampung akan pulang dari Putusibau *masih wilayah Indonesia, yang ini pedalaman Kalbar* tadi pagi dia mengabari hal ini. Senangnyaaa….

PS :
Satu lagi, dana untuk tiket dan cost selama liburan sekarang menjadi sebuah HP CDMA baru, karena akhirnya saya alihkan budgetnya untuk membeli barang ini.
Memang…dibalik semuanya pasti ada hikmah baik yang bisa diambil.
Selamat Liburan semuanya……….!!!