Photobucket - Video and Image Hosting




Just an Ordinary Human



PENGUMUMAN:
Jakarta daily Schedulle: Monday 2 Friday from Nine 2 Five.
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos from albaransyah. Make your own badge here.


My FB

Muhamad Nasrun Albaransyah Yusuf | Create Your Badge

My Webs

My blogspot(Poem&fiction)!

My Personal Multiply!

My Business Multiply!!


Add blog ini ke Kinja kamu

Add http://alnasdays.blogdrive.com to your Kinja digest

Jalan Pintas ke Cerita lalu

Teman di blog

Blognya Rudy!
Blognya Luigi!
Blognya Beny!
Blognya Bang Enda-Guru blog!
Blognya Helly!
Blognya Ocan!
Blognya Rommy!
Blognya Rio!
Blognya Imponk!
Blognya Sist.Arida!
Blognya Mba Na!
Blognya FaNNie!
Blognya Kang Ide!
Blognya Wawan!
Blognya Kere Kemplu!
Blognya Adhy!
Blognya Ubuy!
Blognya ruli!
Blognya Kang dadan!
Blognya mas Wisa!
Blognya V-cemol!
Blognya Doel-NZ!
Blognya Isna!
Blognya Dika-Londo!
Blognya Supri!
Blognya Nauval-S`pore!
Blognya Linda!
Blognya Ben!
Blognya Mel-Singaparna!
Blognya Ipe!
Blognya Tobby!
Blognya Siberia!
Blognya Ficano!
Blognya Ifan-Serang!
Blognya Alid!
Angga.net!
Blognya Bram Qinkqonk
Blognya Bradley
Blognya Ullie Pohan
Blognya Yaya
Blognya Yoenoez
Blognya Momon
Blognya DQ Narcisst
Blognya Bunga
Blognya Jeng Lucy
Blognya Jeng Unai
Blognya Adek Nabilla
Blognya Apey
Blognya Ali
Blognya Hiking
Blognya Rani Jogja
Blognya Bagus!
Blognya Arik-Solo!

Recent Post

Photo Perjalanan

My Photobucket
Lido`s outbound and rafting
Field at night
My Team
Dibawah Tanker::The Picture::
Dari Sabang sampai Merauke

Blog ini listing di:

Listed on Blogwise
PT.Alnasdays TBK


"Terimakasih atas kunjungannya"


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Thursday, August 10, 2006
Comfort Zone

Mumpung sedang tidak terlalu banyak kerjaan, ingin menulis tentang keadaan yang sedang dijalani. Bukan aktifitas tapi lebih pada kondisi real yang sedang dijalani.

Semua berjalan dalam track yang diinginkan, ada beberapa yang melenceng sedikit namun lumayan tidak terlalu jauh bahkkan ada beberapa keadaan yang malah diluar yang diharapkan suatu blessing.Alhamdulillah.

Dalam kata lain saya masuk dalam zona nyaman dalam hidup, dan tak ingin terlepas dari situasi ini (untuk sementara). Kenapa untuk sementara ?

Karena dari beberapa literatur yang saya baca dan apa yang pernah saya rasakan bahwa zona nyaman alias comfort zone ini tidaklah menetap, karena pada dasarnya manusia bukanlah makhluk statis, manusia adalah insan dinamis yang inginkan perubahan baik perlahan maupun extrim.

Sekarang mungkin sedang betah betahnya dengan situasi ini, banyak alasannya;

Saya inginkan posisi ini dengan penantian yang cukup lama, almost 5 years dan baru awal tahun inilah doa saya dijawab Tuhan, setelah melalui banyak hal pahit terjadi dipertengahan tahun kemarin.

Saya hanya berusaha menikmati. Tawaran keluar negeri tidak lagi saya follow-up. Tawaran untuk pindah ke company lain tapi kembali keliling sebagai Paramedic juga disikapi dengan hal yang sama. Saya hanya mencari peluang dengan bentuk dan wilayah kerja yang menetap, kalau bisa tetap di Jakarta.

Bayak hal yang bisa dinikmati dengan kestatisan hidup. Tempat tinggal baru yang nyaman (menurut ukuran saya), kendaraan yang mulai dicicil, isi kamar yang saya usahakan untuk dilengkapi, serta bisa me-mantain kehidupan dengan lebih baik.

Tapi, tanpa saya sadari ada banyak hal yang tidak lagi dilakukan, ada beberapa orang yang dulu dekat sekarang jadi menjauh, bukan karena tempat atau kesempatan tapi karena hidup saya berkutat dari satu tempat dan satu kegiatan dengan statisnya dan keadaan itu tidak saya sadari.

Zona nyaman itu kemudian menjadi boomerang, dan menjadi alasan terbesar dari longgarnya sebuah hubungan silaturahmi.

Kenapa saya sekarang seperti merasa cukup dengan apa yang ada dan tak ada lagi waktu dengan orang yang biasanya ada bersama menghabiskan waktu.

Kembali lagi saya diselamatkan oleh keadaan, atau lebih tepatnya orang disekitar saya yang terabaikan itu memberikan cukup pengertian. Dengan segala kesalahan itu dia masih bisa mengingatkan dan saya cepat juga tersadarkan bahwa saya lah yang harus mengatur ritme hidup dan bukan hidup yang mengatur pergerakan diri kita. Kita lah yang menjadi object  sekaligus subject tanpa harus merasa merugikan dan dirugikan.

 

Dalam zona yang tercipta dengan tidak sengaja ini, ternyata ada hati yang dikecewakan, ada manusia yang menjadi terkesampingkan, ada individu yang  terabaikan.

Tanpa bermaksud seperti itu, saya hanya ingin menyampaikan rasa penyesalan dan mohon bimbingan dengan tegur dan kritiknya.

Ternyata memang benar, kesempurnaan memang bukan milik manusia.

 Comfort zone memang nikmat, tapi terlena didalam nya juga tidak baik.

 

For : My late “lovely” Mother

and My “babe” in Bekasi

  

Posted at 11:29 am by alnash

U'r "babe" in Bekasi
August 31, 2006   09:04 PM PDT
 
Babe... kt bunda Dorce kesempurnaan emang bukan milik manusia... Next time klo nonton gw diajak ya!!!!!!
Miss U babe
tj
August 24, 2006   11:07 PM PDT
 
Gak usah dipikirin. Apalagi jadi beban. Jalanin aja apa adanya. Pada saatnya loe akan tau, kapan loe harus mulai bergerak lagi. Tapi jangan pernah berhenti bermimpi.

Nice to read a piece of your mind again. Never been gone. Still here with you and just keep my existence as a silent obeserver.
apey
August 24, 2006   09:42 PM PDT
 
Nurut gw, gak semua org bisa menyadari adanya comfort zone ini krn udah terlanjur kelindas oleh waktu dan pergerakan hidup skrg yang serba cepat. Perlu waktu buat memaknai apa yg sebenarnya kudu dilakukan saat merasakan kondisi itu. In fact, saat ini gw sendiri ngerasa gitu kok, rutinitas udah mekanistis dijalani rasanya, cuman ngerasa ada sisi lain yg tertinggal. Should take a leap to change it.

Nice posting Aal!! btw gw dah balik kantor and keep move in my still comfort zone :)
rozi
August 24, 2006   03:30 PM PDT
 
kunjungan balik belum baca semuanya lam kenal ntar aku komen lagi kalo dah bisa baca semuanya and tebak umurku berapa hehe lam kenal ya mas

BR//ROZI
Fannie
August 24, 2006   02:12 PM PDT
 
Hmm...itu tergantung kita bagaimana menjalaninya. Kita yang tahu apa yang kita inginkan dan bagaimana mencapainya. Tak apa berada di comfort zone, karena toh tak ada sesuatu yang sia sia :)
Lucy
August 24, 2006   01:16 PM PDT
 
Hmm..keknya aku dah area itu deh. Tapi gak terlena kok..Pen menjelajah lagi nih. *aku ga bisa buka blogspot di kantor. Jadi ga bisa kemana2 :(
One
August 19, 2006   03:22 PM PDT
 
"saya lah yang harus mengatur ritme hidup dan bukan hidup yang mengatur pergerakan diri kita"

You really know about live n how to live, wish can be like you...
ranids
August 17, 2006   02:48 PM PDT
 
melenakan yaa...hmmm... dgn semua keterbatasan manusia, tentunya bang Aal udah lakuin yg terbaik deh, sure! :)

ohyah, turut berduka atas berpulangnya Ibunda, Insya Allah mendapat tempat terbaik di sisiNya, amien...
siwoer
August 16, 2006   02:47 PM PDT
 
hehehe... sesuatu yang mengasyikkan pasti melenakan, dan setalah terlena, kita menjadi lupa akan hal2 yang harus dikerjakan. but that's a life :)
gita
August 16, 2006   12:20 PM PDT
 
comfort zone itu mengikuti demang manusia bang..
tobey
August 16, 2006   02:01 AM PDT
 
hey hey hey....

wassup????

comfort zones? would anyone like to trade with mine?

*lol*
riz
August 11, 2006   05:19 PM PDT
 
sooner or later one should stay in his/her comfort zone.
and the others are the ones who should make adjustments...

-riz-
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry