Ini tanggal 11 November 2011, jam sebelas malam dan sudah mendekati pergantaian hari, bukan tgl serba 1 ini yg istimewa, tapi keesokannya, Ya beberapa menit lagi adalah tgl 12 November, tanggal yg menjadi pilihan saya untuk lahir kedunia.
Ini adalah ulang tahun paling sepi, hanya saya dan kamar ini. Mungkin ini adalah sebuah tanda akan keadaan yang akan dihadapi kedepannya. Sendiri. Resiko dr sebuah pilihan hidup, dan dengan sadar saya harus menerimanya. Jadi dengan sendiri dimalam pergantian umur ini tak berhak saya meratapi, apalagi menyesali atau menangisi. No..No..and Big NO.
Malam ini, di atas sajadah selepas isya, setelah harapan terakhir untuk bisa merayakannya dengan orang lain pupus, saya harus kembali kepada realita, balik kekamar ini dan berusaha maksimal bahagia dengan kondisi minimal ini.
Saya tak mau melihat hal yang belum, kurang atau tidak saya miliki. Takut ingkar nikmat, berusaha mensyukuri apa yang sudah, sedang dan akan saya dapatkan lagi dkemudian hari agar menjadi orang yang tau akan kata syukur.
Bukankah orang yang bersyukur Tuhan akan menambahkan Nikmatnya?? Amienn..
Umur panjang yang diberi, setelah sempat dibatasi hanya sampai di usia 21 tahun, orang orang yang menyayangi, walau tak ada satupun disisi saya saat ini, tapi *meyakinkan diri* bahwa mereka sangat meyayangi saya, tak hadir bukan berarti mereka tak sayang kita bukan?
Lagipula, ternyata ulang tahun sendirian itu nikmat juga, kita jadi bebas ber kontemplasi, bertanya kepada diri sendiri, lalu menjawabnya secara jujur pula apa yang sdh dan belum dilakukan sebagai manusia, agar dapat menjadi manusia yang bersykur lalu menjadi lebih baik lagi.
SMS pertama saya terima dari mantan pacar. Surprised dia masih ingat hari ini adalah ulang tahun saya, dia yang pertama kali lalu juga yang akhirnya membuat saya membuka mata akan keberadaan diri lalu menjadikan kata damai dengan diri sendiri sebagai obat atas semua pertanyaan klasik dulu.
Setelah ini entah siapa lagi. BBM belum saya buka, karena masih asyik mengetik dsini.
Jam di dinding terus berjalan dan sekarang hanya kurang 3 atau 4 menit dr saatnya pergantian hari. Saya akan bersujud sekali lagi. Terimakasih kepada Tuhan yang Maha baik, karena masih memberikan kepercayaan umur kepada diri.
Semoga kedepannya akan lebih baik lagi..Happy bday to me..:)
Iam a typical person who remember about something in my past so clearly, if im life in one situation that related I my past all of the memories suddenly back. One of condition who had related in my past is University of Indonesia. Remain about that institution is really make me sad, so deep.
It will remain me about my condition at the end of 90`s when im really want to continue my study, but unfortunately there is no one condition support me.
Yea, as a child who not grows up with his own parents I can not expected too high about my educational life. And I have to bury my dream to continue my educational at that place.
To more knows about UI when im life in Depok, im walking around UI campus and just feel the joy of the glory if im become one of the college boy in there.
But anyway, try to go to the situation this morning, yea I was there. UI Salemba and became one of the student in there, not majoring in medical but in financial.
This week I felt so happy, proud and thankful, ive been studied here even not as long term student but even less i`ve been here.
Yes Im in process to take my certification for profession call RFP (Registered Financial Planner). The institution conducts of this program are Financial Planner Standard Board and University of Indonesia.
Today is a last day, and im prepared to my final exam, try to hard for remain all the happen during studying process. And I have to pass. Life is very funny, some time life is not give what we need but life gave us what we really match.
Im never knew if im continue my study as a college boy in medical science in University of Indonesia at the past, I will not became a *Insya Allah* certificated Financial Planner as today.
If im became a doctor, and just a doctor with no specialization capacity I will life at the village and I guaranteed thats not a life that im dreaming.
if you though so..your completely wrong. My life is so perfect. Even to perfect to be true. I was grow up with one of best mother, in the world and now I'm living with one of best environment ever have.
So.. If your trying to find un perfect in me. I will give you a question . Who's life perfect actually ? Every one of us have something that actually we are get in. So... Me too. But..the important thing is.."I'm not focus with something that I'm not have it".
Just let it other people got of their own perfect thing of life and I have got in another. That's fair, because if your asking to much in life the answer might be NO. Just be happy with who you are, what you get and what you have.
Happy is Simple.. As simple as it!! ??:)
End of Rainy in afternoon Jakarta 26 of April 2011
Mengingatmu, adalah dengan mengenangmu. Setiap hal kecil yang pernah kau lakukan dsini dan kita datangi bersama. Mengingatmu adalah dengan datang sendiri ke Perpustakaan itu, minum kopi dan membeli Papabunz di mall didepan rumah dan itu sendiri. Bilapun berdua hanya di temani bayangan tentangmu.
Mengingatmu adalah dengan membuka lagi semua hal yang berhubungan dengan dirimu, percakapan jarak jauh kita dan tulisan tulisanmu di FB mu yang lagi lagi potomu ikut terbuka. Mengingatmu, keriuhan Jakarta menjadi senyap, keceriaan senyum berpalut rasa rindu, dan semua tentang rasa yang ingin dikatakan harus tertahan. Mengingatmu membuatku kembali menulis. Inspirasi yang berasal dari rindu yang tak pernah ada tuntasnya.
Tak ingin aku berpanjang panjang dalam berkata denganmu, khawatir perhatian diri menjadi sesuatu yang mengganggu, memilah dan memilih kata yang akan di tuliskan, karena bagiku kau adalah sesuatu yang harus dijaga saat ini, esok dan nanti.
Seandainya kau tau apa yang aku inginkan kau menjadi tau, jika kau mengerti apa yang sebenarnya ingin engkau sadari bahwa "Aku sangat mencintaimu" Aku jatuh cinta, dan itu hanya kepadamu...
Apakah kamu pernah merindukan orang lain dengan sangatnya, saya jarang merasakannya. Moment of missing so badly itu dirasakan sudah lama sekali ketika saya bertemu dengan pacar pertama yang sudah terjadi sekian tahun lalu, namun kini rasa itu muncul kembali tentunya dengan orang yang berbeda. Iya, saya harus akui kali ini saya jatuh cinta lagi. *tersenyum*
Sebenarnya saya harus bersyukur kepada Tuhan akan ”rasa” ini. Sesuatu yang jarang terjadi dan ketika itu ada bagaikan anugerah dalam hidup kita. Anugerah rasa yang kita tak pernah undang untuk datang. Nah, itu lah kenapa rasa itu wajib saya syukuri keberadaannya.
Jatuh cinta itu rasanya bagaikan terbang, tidak menapak dibumi. Bagai berada di sebuah negeri yang semuanya cenderung berwarna putih, full of joy...rasa yang keluar dari dalam hati adalah excitement, rasa yang positive, oleh karena itu kalau nanti saya di takdirkan berjodoh dengannya maka saya berjanji akan jatuh cinta setiap hari kepadanya agar feel of joy itu akan terus berlanjut dan excitement itu akan tetap ada, membuat hidup kita lebih indah dan tentunya lebih bersemangat. Sekali lagi - jika saya berjodoh dengannya. My wish...
Saya harus menanamkan rasa percaya bahwa ini akan berujung indah, dan harus berjuang untuk mendapatkan hatinya, cant you imagine, ketika kita melakukan hal hal yang bertolak belakang dengan apa yang terjadi selama ini.
Selama ini saya pasrah menunggu, pasrah saja menerima siapa yang paling perhatian dan memberikan perhatiannya lalu membalasnya dengan sesuatu yang *katanya* cinta, entah saya cinta atau tidak kepada nya. Hanya pasrah dengan proposal yang dia ajukan walau kadang di balas dengan rasa kasihan . Saya pasrah dan tidak mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada perasaan mendalam kepadanya. Sikap ini seolah mengabaikan hak terbaik diri pribadi sebagai manusia yaitu mencari dan memilih pendamping hidup dari seorang makhluk yang harus juga *harus* saya sayangi.
Now its time for payback... Saatnya tiba untuk adil kepada diri sendiri.
Hmmm....saat ini adalah saatnya memberikan kategory pilihan fokus hidup, selain kepada rasa ini juga kepada karier dan sales group yang saya punya, jangan sampai tercecer. Nah disini di tuntut kata ”profesionalitas” yang mudah di ucapkan namun *agak* sulit di jalankan, tapi bismillah akan saya coba kerjakan. Semangat Aaallll......!!!
PS: Tulisan ini dibuat dengan diiringi banyak soundtrack:
1.Harmoni-Padi 2.Isnt she lovely-Stevie Wonder 3.All i know is love-Josh groban and barbra Streisand For someone...tks for your music collection and your time.I love U!!
Saya bekerja di sebuah industri dimana angka dan target adalah sebuah patokan, sepintar dan sedekat apapun hubungan antar personal didalam namun apabila pemenuhan angka produksi tidak sesuai target maka karier tidak akan bisa dipertimbangkan untuk naik. karena faktor itulah yang membuat saya terpikat untuk berada didalamnya, karena tak ada budaya sogok menyogok atau budaya jilat menilat untuk mendapatkan kenaikan karier dan tentunya kenaikan income.
Industri tempat saya bekerja mempunyai Hieraki bahwa leader bertanggung jawab atas siapa yang menjadi komandonya, orag yang satu group lah yang menjadi solusi dan bertanggung jawab terhadap pembinaan kita. karena dia secara system mendapatkan fee managerial dari orang yang ada di dalam groupnya. Produksi bawahannya menjadi bagian dari produksi groupnya pula. Namun hal ini tidak berlaku untuk sosok malaikat yang akan saya ceritakan ini. Bantuan yang diberikan betul betul tak mengharapkan apa apa, karena secara sistem dia memang tidak akan mendapatkan apapun dari keberhasilan saya dan teman teman. kami bukanlah groupnya. tapi sekali lagi, dengan bantuan dan tangan dinginnya, 2 hari yang lalu 3 orang di group saya di promosikan.
Berikut cerita singkatnya:
tahun 2010 kemarin kami (saya, agen saya bernama Mahendra dan leader saya Elisabeth Endang) berkeinginan untuk promosi bersama, sebuah target besar yang sangat ingin kita wujudkan.
Bulan bulan akhir di tahun 2010 kemarin menjadi bulan dengan deadline waktu yang sangat singkat, kita bekerja sudah di batasi oleh limit waktu yang apabila lengah mungkin target tersebut tidak akan tercapai. Kekurangan produksi Mahendra tidak terlalu besar karena target promosi seorang Unit manager hanya 300 juta selama setahun dengan 4 orang group dibawahnya. Sementara saya ingin promosi menjadi Senior Unit Manager yang diharuskan mempunyai produksi group 900 juta. Sementara leader saya Elisabeth Endang ingin memuncaki kariernya sebagai Agency manager di tahun 2011 dengan target sebesar 2,7 Milyar.
Bukan sesuatu yang mustahil namun juga bukan pekerjaan yang ringan, karena kita harus deal dengan orang lain, waktu dan juga system Serta apa yang sudah kita kumpulkan selama setahun belakang ini.
Dalam perjalanan kami bertiga dalam mencapai posisi tersebut bnyak sekali hal hal yang tak bisa di pecahkan oleh kemampuan kami sendiri, keterbatasan ilmu, informasi dan juga strategy membuat saya kadang merasa ini adalah misi yang IMPOSSIBLE. Kekurangan angka dari produksi yang di targetkkan terasa sangat berat, Mahendra yang paling berpeluang besar untuk promosi karena hanya kurang sekitar 80 jutaan justru yang di awal awal bulan November sempat menyerah, satu SMS "selamat ulang tahun" dari dia namun diikuti dengan permintaan maaf karena mungkin tak bisa memenuhi target untuk promosi ditahun ini sempat membuat saya down dan sangat terpukul. Karena di saat itu saya sendiri masih kurang sekitar 150 juta, awal November yang mencemaskan. Kondisi baiknya Mommy Elisabeth yang kurang sekitar 600 juta justru paling bersemangat, walau dari segi angka, beliau yang paling berat.
Tuhan memang sangat baik, dalam kondisi yang tak berpengharapan seperti itu, ada seorang leader turut membantu, leader lain dari group lain.Franki Lambert Wuisan namanya. tak begitu akrab dengan saya sebelumnya walau kita satu kantor. Saya tau bapak ini pernah menjadi top leader nasional di 2009. Saya menaruh respect kepada prestasi beliau dari kejauhan.
Pak Franki memperjuangkan case case yang saya dapatkan agar bisa tepat issued sebelum penutupan tahun, dia memperjuangkan agar produksi Mahendra yang bermasalah mendapatkan jalan keluar, dia menelephone kantor pusat dan menjelaskan kepada pihak yang berkepentingan tentang betapa penting nya arti nilai polis itu buat karier kami semua.
Dia mengawasi setiap hari perkembangan produksi kami, memberikan jalan keluar terhadap permasalah yang saya, mahendra atau mommy tak tau jawabannya. tak segan segan menegur apabila ada miss dalam pengerjaannya.
Usaha beliau saya rasakan dampaknya, awalnya saya cukup tergagap gagap dengan sifat nya yang keras, taktik beliau dalam membimbing ternyata memang menjadi pemicu kami semua untuk bisa lebih bersemangat, tak banyak sanjungan namun banyak sekali teknik dan pekerjaan yang kami harus selesaikan secara TEPAT WAKTU. Satu halyang saya harus belajar dan terapkan secara maksimal untuk group saya kedepan.
Dan Akhirnya...
Kami yang tiga orang tadi dapat melalui lubang jarum itu, dalam acara Agency Development Seminar yang baru berlalu Mahendra, saya dan momy menapaki karier baru dalam sejarah kami bertiga. Syukur dan segala puji bagi Tuhan pemilik kemurahan hati yang telah mengutus seorang makhluknya menjadi penunjuk jalan bagi saya dan teman-teman, sehingga Misi yang tadi kami anggap tidak mungkin menjadi kenyataan.
Saya membuat tulisan ini untuk mengenang kebaikan serta ketulusan hati anak manusia dalam membantu sesamanya.
Terimakasih pak Franki dari lubuk hati saya yang paling dalam atas segala tuntunan dan arahan bapak selama ini, semoga Tuhan yang maha kasih memberikan balasan setimpal atas apa yang sudah bapak berikan kepada kami.
Quote dari beliau: "Kalau kalian senang lupakan saya, tapi kalau kalian susah datanglah kepada saya" Dan itu beliau buktikan dengan menghilang sejenak setelah waktu Inagurasi day itu diadakan walau dipagi hari saya sempat bertemu beliau di rest room ruang D1 arena Jkt Expo. U do excactly what U say pak....thank you!!
Jakarta, 21/1/2011 (Hari terkahir ADS, saat kami benar-benar sudah dilantik).
Tulisan ini saya ketik pas ketika adzan maghrib berkumandang, artinya ini adalah senja terakhir ditahun 2010. Besok tak akan ada lagi tahun ini, angka tahunnya sudah berakhiran satu semua dan saya serta semua warga dunia meninggalkan tahun 2010 yang sudah berakhir.
Time for reflection, betul sekali saatnya untuk mengenang, karena ini baik sebagai bahan renungan dan akhirnya jadi bahan pembelajaran.
2010 adalah tahun yang sangat berwarna dalam hidup saya, banyak sekali peristiwa peristiwa penting terjadi ditahun 2010. Tidak seperti 2009 yang "mostly flat" namun tahun ini sangat banyak tikungan serta fluktuasinya.
Ini dia beberapa peristiwanya:
Putus cinta di 2010
Iya ini peristiwa paling menyesakkan dada yang terjadi di tahun ini.
Peristiwa ini juga yang akhirnya menemukan saya dengan beberapa orang yang kemudian mengisi kekososngan space cinta dalam hati saya, namun semuanya gagal. Sampai tahun ini berakhir di hari ini tetap saja masih ada ruang kosong itu dan tetap masih tak berpenghuni. Poor me... but thats a life...:D
Work hard,play Hard. Tahun ini kerja keras meningkat di pertengahan tahun,dunia kerja awal tahun berlalu dengan kondisi sangat tidak memuaskan, entah karena apa. prospecting d Serang sampai ke pelosok pelosoknya tidak seperti yang di harapkan, bolak balik Serang- Jakarta untuk trainning orang baru juga tak menampakkan hasilnya. Work hard with no yet result, play hard saja akhirnya, jalan jalan sampai ke Menes, mobil mogok di carita, bermalam di rumah orang kampung yang gak dikenal sebelumnya. what a life..:)
Pindah ke apartment Iya, February 2010 saya memutuskan untuk meninggalkan rumah kost kostan saya tercinta dengan perasaan terpaksa, memilih untuk menempati flat yang saya beli dengan keringat sendiri, space ruang di tower sebuah apartment di barat Jakarta, yang uang muka nya saya dapatkan dengan sakit hati,kekecewaan, keterpaksaan dan juga pengorbanan.
Sakit hati karena ga dkasih pinjaman uang muka oleh boss kantor yang lama. Kekecewaan karena ternyata dia tetap tidak setuju dengan skema pengembalian hutang yang sekarang *menurut saya saat ini* nominalnya ternyata sangat kecil. Keterpaksaan saya untuk mengambil hutangan di KTA sebuah bank plat merah terbesar dengan bunga mencekik leher. Dan tentunya pengorbanan saya harus mengembalikan hutang pelunasan uang muka itu dengan bunga KTA yang everybody knows naudzubillah tingginya.
Beli Mobil Effek kepindahan ke apartment yang cukup jauh dari kantor di Rasuna adalah saya *memaksakan diri* membeli mobil. Mobil second yang datang sendiri karena pemilik lama tak sengaja kenal di kantor seakan dia datang hanya untuk memperkenalkan mobilnya kepada saya dii hari sabtu itu. Mobil yang pada pandangan pertama tidak membuat saya jatuh cinta. Saya melihat agak agak ilfeel karena body mungilnya tak sebanding dengan badan saya yang tinggi besar *katanya*
Beli mobil juga adalah effek gak mau kalah saya dengan penghuni lain yang menjejer jejerkan mobilnya di parkiran sementara saya masa harus menjejerkan motor disana. Proses 2 minggu urusan leasing dan segala tetek bengeknya selesai namun kendala besar menghadang di depan.
Belajar nyetir Effek kemiskinan akut yang bertahun tahun menyebabkan saya tidak mengakrabi yang namanya mobil apalagi setir. Mobil ada namun yang punya tak mampu mengendarainya. Inilah yang terjadi di maret dan april 2010. Saya masuk ke sebuah kelas mengemudi yang menjanjikan ”bisa” hanya dalam beberapa pertemuan saja. Berbekal refferensi dari ibu kost yang lama, dia memilihkan instruktur terbaik di tempat belajar mobil terbaik juga *yang juga adalah milik klga bu kost tercinta*. 2 minggu sukses membawa saya mampu menyetirnya namun tak mampu untuk mengendarainya.
*Hampir* terpilih jadi ketua DKM masjid. Wahh....Malam itu dengan segala predikat ketidak pantasan saya diharuskan duduk ditengah tengah majelis untuk segera di eksekusi menjadi salah satu kandidat ketua masjid yang bernama Arrdihwan di lingkungan apartment saya tinggal. Dengan doa khusyuk setulus hati saya meminta kepada Tuhan malam itu agar *TIDAK* terpilih. Gila, sangsi moral apa yang akan di berikan kalau ketuanya jarang ke masjid. Lagipula saya masih terlalu muda untuk jadi seorang ketua masjid *sembunyikan KTP*
Kejar promosi Ini adalah peristiwa yang baru saja kemarin berakhir, telpon pak Franki di masjid Arrahman sehabis shalat jumat ketika persiapan dzikir akhir tahun melegakan semua. Satu case besar yang masih mengganjal akhirnya jebol juga, rasa terimakasih entah seperti apa nanti akan saya haturkan untuk sosok malaikat nyata yang bernama Franki.
Akan ada satu tulisan panjang untuk beliau. Tunggu saja.
Saya, mahendra dan juga Mommy insya Allah akan di lantik January 2011 nanti. Semoga tak ada rintangan ataupun kejadian yang menggagalkan semua ini. Mengingat moment dan upaya kita menggapainya, saya pasti akan menangis di acara ADS nanti.
Akhirnya saya punya Manager Junior dalam group penjualan saya, prestasi yang saya sendiri tidak pernah membayangkan sebelumnya. Satu tingkat lagi prestasi yang bisa menapaki ke arah yang lebih baik dalam karier di pekerjaan ini. Alhamdulillah atas semua pencapaian ini.
Dengan banyak rasa saya akan meniggalkan tahun penuh warna ini, masih banyak hal sebetulnya yang terjadi di tahun ini namun kalau di tuliskan semua jadi sudah tidak lagi cukup tempat untuk mengingatnya.
Selamat tahun baru 2011 untuk semua, Sukses terus di tahun depan.....:)
Dalam inspirasi pagi saya menuliskan ini, betapa saya begitu
menghargai hidup ini. Setiap detik saat yang dilalui ternyata nikmat jika
disyukuri, dan pagi ini saya begitu mensyukuri Rahmat Tuhan yang tercurah dalam
hidup.
Mari sejenak saya tutup sumber kebocoran syukur itu, yakni
rasa kurang dan tidak sempurna dalam perjalanan diri, saya akan menutup itu
sejenak saat ini dan semoga sumbatan itu dapat menetap sehingga syukur ini
menjadi permanent didalam hati.
Pagi ini diluar baru saja terang, saya dapat melihat jelas
matahari yang baru terbit dengan warna keemasan yang terlebih dahulu menjelang,
ufuk nama nya. Sesuatu yang setiap hari datang di awal hari namun setiap saat
itu juga saya akan menyepelekan kehadirannya.
Pagi ini, saya akan memulai hari, dengan rencana rencana
sepanjang pagi, siang hingga malam hari nanti, wah…benar benar sesuatu yang
membuat hidup saya jadi lebih bergairah. Tuhan memang baik. Dia ciptakan
makhluk sesempurna manusia dan saya adalah salah satu diantara nya.
Saya memanaskan air, lalu membuat secangkir kopi, membuka
kulkas dan masih ada satu tersisa donut kemarin hari, mandi pagi sudah saya
lakukan, menggosok gigi yang mungkin belum, setelah menulis ini saya akan
lanjutkan dengan membuat beberapa proposal. Dan mengirimkannya kepada yang
berkepentingan.
Yahh..yahh….Saya ternyata harus sering sering seperti ini,
melihat dunia dari kacamata kesempurnaan dan rasa terimakasih. Sehingga dapat
timbul rasa menikmati dan bersyukur terhindar dari malapetaka yang mungkin saja
sedang menimpa manusia lain.
Memang betul seperti ajaran nabi, tempat terbaik untuk ber
introspeksi adalah Rumah Sakit dan kuburan. Tempat untuk menyukuri apa yang
kita punyai dan sedang di cabut kepemilikannya oleh Sang pencipta yakni
Kesehatan.
Terimakasih Tuhan saya diberi kesehatan!!
Baiklah, sudah dulu kiranya. Mari kita bekerja dan,
Hari ini hari
Jumat dan matahari sedang panas panasnya sedari siang.
Bulan Ramadhan saat ini dan sudah masuki awal minggu kedua.
Ada
banyak beda di Ramadhan ini, begitu banyak nya sehingga lupa untuk
menuliskannya.
Beda rumahnya, beda mushalla nya, beda temannya, beda lingkungannya.
Yang sama adalah Ramadhan kembali datang dengan nuansa yang
tak jauh berbeda.
Hmm….
Saat ini saya sedang belajar menulis lagi setelah jari tak
lagi bersentuhan dengan keyboard di computer untuk menuliskan apa yang ada di
benak.
Sudah absent lama
moment indah itu, berbulan bulan….
Cukup sekian dulu
sebagai tulisan permulaan ini.
Ahlan Wassahlan Ya Ramadhan, walau seminggu terlambat tapi
yakinlah, tak akan ada yang berbeda di hati saya, Yakni, saya akan selalu
senang menyambut kedatangan bulan penuh rahmat ini dengan hati gembira..:).